Kepada dirimu yang tak sanggup aku berjanji
Jika jiwa sudah mampu tersenyum seindah fajar terbit
Jika tangan mampu menggenggam sehangat mentari pagi
Adakah waktu yang sanggup menanti hari?
Berharap tak ada kata yang tanpa makna
Agar setiap abjad terangkai demi pintu untuk terbuka
Menoreh satu cerita yang tertapak
Yang membuat Tuhan pun tertawa
Untuk dirimu yang meminta
Untuk dirimu yang meminta
Naifkah apa yang aku suarakan ...?
Semarang, 30 Agustus 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar