Sabtu, 22 September 2012

Untuk Dirimu yang Meminta


Kepada dirimu yang tak sanggup aku berjanji

Jika jiwa sudah mampu tersenyum seindah fajar terbit

Jika tangan mampu menggenggam sehangat mentari pagi

Adakah waktu yang sanggup menanti hari?



Berharap tak ada kata yang tanpa makna

Agar setiap abjad terangkai demi pintu untuk terbuka

Menoreh satu cerita yang tertapak

Yang membuat Tuhan pun tertawa


Untuk dirimu yang meminta

Naifkah apa yang aku suarakan ...?



Semarang, 30 Agustus 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar