Selasa, 25 September 2012

Kamu ...


Harus aku akui, kamu lebih bisa menyimpan apa yang kamu rasakan dibanding aku.

Suatu hari kamu bilang, "Aku bukan seorang pujangga," tapi ternyata kamu lebih pandai merangkai kata menyuarakan isi hati daripada aku.

Bukti nyata:
Kamu lebih tegar menghadapi hidup ini meski kita sama-sama mempunyai sakit yang kadang merintangi langkah hidup ini dan memaksa kita untuk 'istirahat sejenak'.

Kamu kuat menghadapi berbagai masalah yang bertubi-tubi datang mencoba merobohkanmu. Tapi aku yakin, kamu makin kuat setelah semua itu terlewati.

Coba lihat tentang hati,
Kamu lebih bisa menjaga hati meski harus tega memberiku rasa sakit hanya untuk membuatku ikut tegar dan kuat seperti yang kamu harapkan.

Kamu tak menyerah menantang badai hidup, meski harus merasakan jatuh, jatuh, jatuh dan bangun tanpa peduli apa yang orang katakan untuk terus menjatuhkanmu.

Kamu sering membuatku tersenyum, saat bayangmu menyapa berbisik pada hatiku untuk memberiku semangat.

Kamu ..., adalah untaian kata yang mampu melengkapi ceritaku ...

Darimu ... selalu ada inspirasi itu.

Darimu ... aku belajar tentang hidup.

Dan kamu ... 
Selalu ...

"^_^ ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar