Eits, tunggu dulu, memang benar suamiku jago banget tapi bikin puisi, tapi pernahkah dia membuat puisi romantis khusus untukku? Towew ... wew ...
Aku cuma bisa angkat bahu. kebanyakan puisi yang dibuat suamiku disebutnya sebagai puisi gelap bukan puisi romatis. Maksudnya? Entahlah, dia sendiri yang menamainya seperti itu, padahal gak semua puisi yang dia buat hasil dari rasa sedih dan galau.
Gak peduli suamiku mau jago bikin puisi dan jadi pujangga atau nggak, tapi tetap di mataku dia adalah suami yang romantis. Lho, kok?
Iya. Keromantisannya bukan karena puisi-puisinya yang memenuhi berbagai tempat di jaringan soaial, tapi karena sikapya padaku.
Suamiku romantis padaku dengan segenap kasih sayangnya. memang pernah sekali dua kali dia membuat puisi untukku (seperti Armand Maulana membuat lagu berjudul "11 Januari" untuk istri tercintanya, Dewi Gita), tapi tetap, menurutku kasih sayang, pelukan dan perhatiannya padakulah yang menjadikan dia begitu romantis di mataku dan itu yang membuatku jatuh cinta padanya saat ijab kabul itu telah terrucap.
Iya, benar. Suamiku bisa dibilang adalah seorang pujangga dan dia juga sangat romantis.
Dan aku mencintainya. Hehehe ...
I Love You, Kakak Kiky ...
:)
I Love You, Kakak Kiky ...
:)
love u to sayang
BalasHapusJiiiaaakkhhhhhh meni romantiiiisssssss
BalasHapus