Senin, 15 Oktober 2012

Curhat

Dia,..

Dia bukan bintangku,
Dia bukan pelangiku,
Dia bukan langit biruku ....

Tapi dia hanya seseorang yang hampir masuk ke ruang tempat di mana aku masih menyimpan setitik harapan yang ingin aku jadikan realita.

Kenapa harus dia?
Apa hanya banyak orang yang memperhatikannya, hingga seiris hatiku pun ikut melirik padanya?

Aku harap tidak. Karena aku berusaha untuk tetap menggantungkan harapan hanya pada Tuhanku Yang Satu.

Tapi kenapa terbesit cemburu? Pantaskah? Hanya gara-gara dua cerita tentangnya selalu membawaku menari meliuk di atas bunga lili.

Cuma dalam khayalan yang terbangun ..., dan hanya itu ....

Dia ...

Cukup menunggu waktu untuk menetralkan semuanya...

*bersenang-senanglah dengan kehidupanmu, pon...*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar